Pertandingan Terbaik Kompetisi Bundesliga Musim 2019/2020

Pertandingan Terbaik Kompetisi Bundesliga – Meskipun pada saat ini ajang Bundesliga musim 2019-2020 telah selesai bergulir.

Dimana Bayern Munchen telah berhasil untuk mempertahanlan gelar juara mereka setelah musim ini sempat harus diberhentikan kurang lebih 3 bulan yang disebabkan oleh pandermi virus corona.

Kemudian kompetisi Bundesliga Jerman musim 2019/2020 kembali dilanjutkan pada pertengahn bulan Mei 2020 dan selesai digulir 27 juni 2020.

Berikut adalah beberapa pertandingan yang memang tidaklah bisa terlupan dengan setiap pertandingan Bundesliga sepanjang musim 2019-2020. Sebagai berikut ini.

Bayern Munchen vs Eintracht Frankfurt (November 2019)

Pada awal musim bergulirnya Bundesliga Jerman Munchen tampil dengan performa yang kurang meyakinkan. Dimana Munchen membuka awal musim 2-4 pertandingan mereka.

Bahkan mereka juga mengalami kekalahan 1-5 saat menjamu Eintracht Frankfurt pada November 2019 lalu. Namun hal tersebutlah menjadi titik awal dari kebangkitan Munchen didalam ajang kompetisi Bundesliga musim ini.

Mengalami kekalahan 1-5 kontra Eintracht Frankfurt dan dimana hal tersebut menjadi yang pertama kekalahan oleh Munchen selama 1 dekae dengan kebobolan 5 gol didalam 1 pertandingan mereka. Hingga akhirnya pelatih yang menjabat saat itu yakni Niko Kovac dipecat setelah 1 hari setelah pertandingan.

Kemudian kuris kepelatihan yang kosong diisi oleh Hansi Flick, Dimana awalnya Flick sendiri hanya ditunjuk sebagai pelatih sementara Munchen.

Akan tetapi Bayern Munchen tidaklah boleh terus untuk terus melihat jauh kebelakang dan mereka juga sudah melupakan kekalahan saat mereka menghadapi Hansi Flick.

Kemudian Flick membuat sebuah sejarah baru dengan mendapatkan kemenangan dari 31 pertandinga setelah ia menjadi kepala pelatih bersama dengan Munchen.

Salah satunya lagi hal yang penting yang sudah dirinya lakukan adalah memasukan kembaliu pemain andalan mereka kedalam skuad utama Bayern Munchen.

Dimana Muller bahkan berhasil mencipktakan assist terbanuak didalam ajang Bundesliga jerman untuk musim 2019-2020. Dirinya berhasil mencatatkan 21 assist dan Robert Lewandowski menjadi top skor dengan 34 gol.

Setelah Munchen telah berhasil mendapatkan kemangnan mereka yang ke 8 secara berturut, serta Munchen juga telah berhasil mendapatkan gelar juara DFV Pokal Jerman.

Tim raksasa Jerman tersebut berhasil mengalakan Bayer Leverkusen didalam final,dan musim ini juga Munchen sangatlah memungkinkan bisa memperoleh treble winner apabila berhasil mejuarai Liga Champions musim 2019/2020.

Dortmund vs Augsburg (Januari 2020)

Mesin pembuat gol dari Timnas Norwegia yaitu Erling Braut-Haaland berhasil membayarnya dengan baik dikarenakan Borussia Dortmund telah mengeluarkan harga yang sangat tinggi.

Dimana Dortmund haruslah memboyong dirinya dengan mahar 20 juta eruo dari RB Salzburg. Haaland mejadi pemaun yang berhasil bisa mencatatkan hattrick pada saat melakukan permainan dari bangku cadangan dari debutnya.

Braut-Haaland berhasil menciptakan 7 gol didalam 3 penampilan pertamanya didalam kompetisi Bundesliga jerman. Dirinya berhasil mengakhiri musim ini dengan perolehan 13 gol dengan 15 laga yang sudah ia lakoni.

Bayern Munchen vs Dortmund (Mei 2020)

Pada saat kompetisi Bundesliga Jerman kembali dihadirkan kembali pada pertengahan Mei 2020 lalu tersebut. Sehingga masih ada harapan apabila jika Borussia Dortmund untuk bisa memberikan tekanan pada Munchen untuk bisa bersaing didalam ajang Bundesliga musim ini.

Akan tetapi smua harapan tersebut haruslah hancur pada saat kedua tim tersebut bertemu di Signal Iduna Park merupakan markas dari Dortmund. Dimana Borussia Dortmund yang dilatih Lucien Favre harus memainkan 2 laga setelah dimulai kembali bisa mendapatkan 2 kemenangan beruntun.

Dortmund juga pastinya telah mengetahui apabila bila mereka mendapatkan kemangan pada saat menghadapi Munchen akan memiliki perbedaan 1 poin saja. Pertandingan yang sesisa hanyalah 6 kaga sehingga untuk bisa mengakhiri dominasi dari Munchen semakin terbuka lebat bagi Dortmund.

Akan tetapi Munchen bisa mendapatkan kemangan 4 gol tanpa balas kontra Dortmund pada laga sebelummnya yaitu pada bulan November 2019.

Tanpa adanya kehadiran penonton di Signal Iduna sehingga membuat Dortmund bisa tampil denagn sangat impresif. Namun Die Borussien kesusahan untuk bangkit dan harus mengalami kekalahan tipis 0-1.

Baca juga Tim Kejutan La Liga Musim 2019/2020

Siapa Yang Pantas Mengantikan Sergio Busquets Di Barcelona

Siapa Yang Pantas Mengantikan Sergio Busquets – Sergio Busquets telah menjadi salah satu deep-lying playmaker terbaik didunia terbaik pada saat sekarang ini.

Dirinya sendiri sudah menjadi pemainan yang sangat royal yang ada didalam skuad La Liga yaitu Barcelona. Dimana Busquets sendiri telah menjadi pemain andalan Blaugrana pada sektor tengah hingga pada saat sekarang ini.

Dimana dirinya juga telah berhasil mengatarkan klub asal Catalan tersebut dengan berbagai gelar yang telah ia dapatkan selama membela Barcelona sepanjang karirnya.

Akan tetapi pada saat sekarang ini Sergio Busquets telah memasuki usia 32 tahun, dimana gelandang timnas Spanyok tersebt telah menunjukan mulai melambat. Dirinya sendiri terkadang mengalami berbagai kesulitan dalam menemukan permainan terbaiknya didalam beberapa pertandingan terakhir ini.

Walaupun Busquets memang masihlah tetap menjadi pilihan utama yang dilakukan oleh Blaugrana, akan tetapi mungkin pada saat sekarang ini merupakan saat yang sangat tepat untuk bisa mencari sosok yang bisa menggantikan posisi dari Busquets didalam skuad asuhan Setien Quique.

Akan tetapi sudah sangat terlihat jelas juga hal tersebut dapat dilakukan oleh Barcelona secara mudah. El Barca mungkin akan mengalami kesulitan untuk bisa menemukan pemain dengan ciri khas mirip dengan permainan dari Sergio Busquets.

Meskupun deimian ada juga beberapa pilihan yang dapat dilakukan oleh klub raksasa La Liga Spanyol. Berikut merupakan beberapa pemain yang mungkin merupoakan pilihan yang tepat untuk bisa mengatikan Sergio Busquets di Barcelona.

Declan Rice – West Ham United

Declan Rice sendiri sebenarnya pilihan ideal untuk bisa meneruskan permainan Sergio Busquets. Akan tetapi reputasi yang dia miliki masihlah akan terus berkembang bersama dengan West Ham United.

Dimana dirinya telah menjadi pemain gelandang tangguh dan membuat salah satu pemain mudah dari Timnas Inggris tersebut menjadiu salah satu kanditan yang patut untuk di pehitungkan oleh Blaugrana.

Dengan memiliki potentisla sehingga ada kemungkinan juga bisa meneruskan tugas yang ada di Sergio Busquets sebagai salah satu gelantang bertahan yang dimiliki oleh El Barca.

Dengan kehadiran dari Miralem Pjanic yang doboyong dari Juventus dan akan bergabung dengan Barcelona di musim depan. Sehingga tanggung jawab supaya bisa membuat berbagai peluang juga akan menjadi tugas dirinya besama dengan Ivan Rakitic.

Dimana hanya akan ada tersisa 1 peran yang akan dilakukan dari 3 gelandang milik barcelona, dimana untuk melakukan pekerjaan kotor di depan sektor pertahanan.

Declan Rice sendiri merupakan sosok pemain gelandang yang sangat solid serta telah memiliki kemampuan untuk bisa menganalisa pertandingan dengan sangat baik. Dirinya juga mampu untuk bisa melakukan tekel secara sempurna, hal tersebutlah yang selalu membuat gelandang 21 tahun tersebut sangatlah tepat untuk dijadikan sebagai penerus dari Sergio Busquets.

Statistik pertaningan Declan Rice bersama dengan West Ham United di dalan jang Liga Ingris Musim 2019/2020 sebagai beikut:

  • Total Penampilan = 38.
  • Starter = 38.
  • Gol = 1.
  • Assist = 3.
  • Sentuhan = 59.5.
  • Key Pass = 0,6.
  • Akurasi Pass Per-Game = 39,4 (86%).
  • Intersep Per-Game = 2,0.
  • Tekel Per-Game = 3,1.
  • Kesalahan = 1,1.
  • Kartu Kuning = 6.
  • Kuning Merah = 0.
  • Merah = 0.

Bruno Guimaraes – Lyon

Bruno Guimaraes bergabung bersama dengan Olympique Lyon pada bursa transfer musim dingin lalu. Dimana dirinya pernah menolak tawaran yang telah diberikan oleh Atletico Madrid.

Namun pada ajang Ligue 1 Perancis, Olympique Lyon hanyalah mampu finis pada posisi ke 7 pada klasemen akhir. Dikarenakan hal tersebutlah Barcelona menjadu memiliki sebuah kempatan utnuk bisa mendapatkan jasa Guimaraes menjadi lebih terbuka.

Statistik Bruno Guimaraes pada saat tampil bersama dengan Lyon di dalan ajang Ligue 1 Prancis untuk musim 2019-2020 sebagai berikut.

  • Total Penampilan = 3.
  • Starter = 3.
  • Gol = 0.
  • Assist = 0.
  • Sentuhan = 82,3.
  • Key Pass = 1,6.
  • Akurasi Pass Per-Game = 58,4 (91%).
  • Intersep Per-Game = 1,3.
  • Tekel Per-Game = 4,1.
  • Kesalahan = 2,1.
  • Kartu Kuning = 1.
  • Kuning Merah = 0.
  • Merah = 0

Baca juga Barcelona Akhirnya Lolos Ke Perempat Final

Tim Kejutan La Liga Musim 2019/2020

Tim Kejutan La Liga Musin 2019/2020 – Kompetisi La Liga Primera Spanyol untuk musim 2019-2020 memanglah telah selesai. Dimana Real Madrid suskes menjadi juara dengan mendapatkan 87 poin.

Kemudian pada urutan kedua diisi oleh Barcelona dengan jarak 5 point saja. Hampir sama dengan kompetisi dari liga top eropa lainnnya dimana La Liga Primera Spanyol sebndiri juga berlangsung tidaklah seperti biasanya.

Dimana kompetisi kasta tertinggi di Spanyol tersebut sempat ditangguhkan dan tidak adanya kegiataan sepakbola selama kurang lebih ada 3 bulan. Semua hal itu disebabkan oleh dampak penyebaran viris corona yang semakin meluas di berbagai negara.

Setelah pemerintah Spanyol telah secara resmi mencabut kebijakan Lockdown, maka kompetisi La Liga senidir barulah bisa kembali dilanjutkan pada juni 2020.

Dimana setiap pertandingan diwajibkan untuk dilakukan tanpa adanya penonton dan haruslah tetapo berada di dalam aturan protokol kesehatam yang dilakukan secara ketat.

Pada saat La Liga kembali bergulir Barcelona masihlah memuncaki klasemen sementara La Liga Primera Spanyol. Namun Barcelona memiliki penampilan yang tidak selalu konsisten sehingga kondisi tersebut berhasil di maksimalkan oleh musuh abadi mereka yaitu Real Madrid.

Skuad yang di besut oleh Zinedine Zidane mampu selalu tampil dengan gemilang dan semua sisa pertandingan bisa diraih dengan hasil kememangan. Hingga akhirnya El Real berhasil mengunci title juara La Liga Primera Spanyol musim 2019-2020 pada jordana 34.

Lebih tepatnya setelah Real Madrid telah berhasil mendapatkan kemenangan atas Villarreal dengan skor akhir 2-1 pada 16 juli lalu.

Dengan memiliki hasil tersebut membuat Real Madrid telah memiliki jumlah poin yang tidak akan bisa lagi dikenak oleh Barcelona. Saat itu Barcelona dengan sangat mengejutkan harus takluk pada saat menjamu Osasuna dengan skor akhir 1-2.

Real Madrid dan Barcelona akan menjadi wakil dari La Liga Spanyol untuk tampil dalam ajang kompetisi bergensi di Erpa yaitu UEFA Champions League untuk musim depannya karena berada di posisi 1 dan 2 klase.

Tim Kejutan Yang Mampu Bersaing Dengan Tim Papan Atas

Selain itu juga ada Atletico Madrid dan Sevilla yang menempati posisi 3 dan 4. Selain itu juga 3 tim lainnya yang akan tampil dalam ajang UEFA Europa League adalah tim yang menempati posisi 5 hingga 7 terdiri dari Villarreal , Real Sociedad dab Granada.

Di dalam ajang La liga Spanyol memang selalu sama seperti pada musim sebelummnya dimana dalam La Liga Santader selalu menghadirkan berbagai kejutan. Dikarenakan banyak sekali tim yang tidaklah bisa kita perdiksi dan akan bisa bermain dengan tim papan atas.

Kemudian tim La Liga yang penuh kejutan pada musim 2019/2020 yang sudah selesai bergulir tersebut sebagai berikut:

Granada

Kejutan yang paling besar dalam ajang La Liga Santader musim 2019-2020 dilakukan oleh Granada. Dimana Los Nazaries bisa mengalahkan tim raksasa Spanyol yang pada saat itu masihlah memuncaki klasemen sementara dengan skor 2 gol tanpa balas yang di ciptakan oleh Ramon Azeez dan Alvaro Vadillo.

Granada sendiri memang telah mempersiapkan musim 2019/2020 dengan sangatlah serius, bahkan mereka telah membeli beberapa pemain yang memang sudah berpengalaman.

Salah satu pemain yang dibeli oleh Granada adalah striker yang memang sudah memiliki pengalaman yaitu Roberto Soldado. Selanjutnya mereka juga mendatangkan gelandang asal prancis yang datang dari AS Roma dengna status sebagai pinjam yaitu Maxime Gonalons.

Granada sendiri bahkan pernah perasakan posisi puncak klasemen sementara La Liga pada jordana ke 6. Namun Granada haruslah menutup musim dengan menemati posisi 7 klasemen.

Real Sociedad

Pada La Liga musim 2019/2020 dimana Real Sociedad tidaklah melakukan pembelian pemain secara besar-besaran dalam bursa transfer. Dimana mereka mendatangkan Portu dari Girona dengan nilai pembelian 10 juta euro dan hal tersebut menjadi nilai transfer termahal yang pernah dilakukan oleh Real Sociedad.

Selanjutnya mereka juga ada Alexander Isak dari Dortmund yang mereka datangkan dengan nilai 6,5 juta euro. Serta mereka juga meminjam wonderkid besar Norwegia milik Real Madrid tersebut yakni Martin Odegaard.

Walaupun mereka tidak melakukan belanja besar-besaran pada bursa transfer. Namun Real Sociedad mampu menjelma menjadi tim yang cukup menakutkan pada ajang La Liga Musim 2019/2020.

West Brom Promosi Ke Liga Inggris Musin 2020-2021

West Brom Promosi Ke Liga Inggris – West Bromwich Albion telah berhasil menggikuti jejak sanga jawara Championship Division Inggris, Leeds United yang dipromosikan untuk masuk kedalam pertandingan sepakbila kasta tertinggi Liga Inggris.

Walaupun West Bromwich Albion hanya bisa bermain imbang 2-2 pada saat melakawan Queens Park Rangers (QPR) pada pertandingan terakhir kasta ke 2 liga inggris.

Dengan menjamu QPR di The Hawthorne, tim tuan rumah sendiri sempatlah tertinggal terlebih dahulu. Dengan gol yang diciptakan oleh Ryan Manning pada menit le 34.

Namun West Bromwich Albion bisa bangkit dari keterpurukannya. Dengan terciptanya goal dari dari Grady Diangara dan Callum Robinson. Pada 4 menit sebelum bubarnya pertandingan babak pertama.

Meskipun demikan tim tamu QPR juga mampu untuk menyamakan kedudukan. Berkat goal yang diciptakan oleh Eberechi Eze pada menit ke 61 sehingga skor pun berubah menjadi 2-2.

Dengan tambahan 1 poin tersebut sudahlah sangat cukup. Membuat skuad yang dibesut oleh pelatih Slaven Bilic tetap bisa menamankan posisi 2 mereka. Dimana Brentford juga secara mengejutkan bisa kalah. Pada saat menjamu lawannya Barnsley dengan skor tipis 1-2 pada waktu yang bersamaan juga.

Championship Division 2019/2020

Dimana West Bromwich Albion menduduki posisi kedua Championship Division Inggris untuk musim 2019/2020 dengan mendapatkan 83 point atau leih bnauak 2 point dari Brentford dengan 81 poin pada urutan ke 3.

West Bromwich Albion merupakan tim yang memiliki jumlah kekalahan yang paling dikit dalam ajang kompetisi kasta kedua Inggris, Championship Division Inggris 2019/2020.

Dimana mereka berhasil mencatakan 22 kali kemenangan, 17 kali imbang serta 7 kali mengalami kekalahan. Mereka juga berhasul mengemas 77 gol dan mengalami kebobolan 45 kali.

Pada musim lalu saja, West Bromwich Albion sempat turun kasta sebagai predikat juru kunci dalam ajang kasta tertinggi English Premier Leagu. Akan tetapi mereka bisa kembali lagi ke kasta tertinggi tersebut dalam 1 musim saja.

Sementara masih tersisa 1 tiket tersisa yang akan diperebutkan oleh 4 tim yang terdiri dari Brentford, Fulham, Swansea City dan Cardiff City yang akan dilakukan pada fase play-off.

Dalam fase play-off, Brentford akan menghadapi Swansea City dengan menggunakan sistem pertandingan 2 leg. Selanjutnya Fulham akan menantanf Cardiff City dan untuk laga final play-off akan dilakukan pada 4 agustus 2020.

Pemain Kunci West Brom

Kesuksesan dari West Brom promosi kedalam kasta tertinggi Premier League untuk musin depan memanglah tidak akan bisa lepas dari kontribusi dari Grady Diangana dan Matheus Pereira.

Dimana saat Diangana memang sidah dipercaya akan kembali untuk memperkuat West Ham United, sehingga membuat para fans setia The Baggies West Bromwich Albion bisa sedikit tersenyum dan lega.

Dikarenakan Matheus Pereira akan tetap bergabung bersama dengan West Bromwich Albion dengan status permanen. Dengan sangat tepat dengan apa yang dilakukan oleh West Bromwich Albion menebus Matheus Pereira dari Sporting CP untuk mendapatkan jasanya dengan mahar 9 juta Euro.

Matheus Pereira memang mengawali karir nya besama dengan West Bromwich dengan cukup terlambat, namun dirinya tetap bisa menunjukan kualitas yang ia miliki dan melalui musim 2019/2020.

Matheus Pereira sendiri mengoleksi 8 gol serta 16 assist untuk timnya, dimana pada catatan tersebut bisa dijadikan sebagai bukti bahwa Matheus Pereira telah memberikan kontribusi cukup besar didalam skuad yang diarahkan oleh Slaven Bilic.

Statistik West Bromwich Albion musim 2019/2020

Berikut adalah catatan lengkap dari Matheus Pereira didalam kompetisi Pereira pada musim 2019/2020 dalam ajang Championship Division Inggris sebagai berikut ini.

  • Total bermain = 42
  • Dimulai = 38
  • Menit per pertandingan = 80
  • Gol = 8
  • Frekuensi Angka = 422 min
  • Gol per pertandingan = 0.2
  • Tembakan per pertandingan = 1.9
  • Kehilangan peluang besar = 5
  • Assists = 16
  • Sentuhan = 61.6
  • Peluang besar yang dibuat = 20
  • Umpan penentu = 2.8
  • Akurasi tiap game = 31.5 (80%)
  • Daerah sendiri = 9.6 (87%)
  • Daerah lawan = 23.0 (69%)
  • Bola bola panjang = 1.3 (47%)
  • Operan chip akurat = 1.3 (47%)
  • Akurasi umpan silang = 1.1 (22%)
  • Intersepsi per laga = 0.6
  • Tekel per laga = 1.0
  • Kehilangan penguasaan menang = 0.9
  • Melewati dribble per pertandingan = 1.2
  • Clearance tiap pertandingan = 0.3
  • Sukses menggiring bola = 1.5 (61%)
  • Total pertarungan dimenangkan = 5.7 (48%)
  • Unggul duel di lapangan = 5.1 (50%)
  • Unggul duel udara = 0.6 (36%)
  • Kehilangan penguasaan bola = 17.1
  • Kesalahan = 1.3
  • Dilanggar = 2.7
  • Offsides = 0.2
  • Kuning = 5
  • Kuning-Merah = 0
  • Merah = 0

Dengan mendatangkan striker yang memiliki pengalaman yang berasal dari Inggris, Charlie Austin pada awal bergulirnya musim 2019/2020 memanglah sebuah hal yang akan memberikan berkah bagi The Baggies.

Dimana stiker yang sudah berumur 31 tahun ini merupakan top skor yang ada di dalam tim West Brom Albion didalam ajang konteptisi kasta kedua Championship Division Inggris untuk musim ini.

Liga Champions: Barcelona Akhirnya Lolos Ke Perempat Final

Barcelona Lolos Ke Perempat Final – Pada saat ini Liga Champions memang sudah kembali digelar dengan memberikan berbagai pertandingan yang seru serta menarik.

Sehingga hal tersebut bisa dijadikan sebagai hiburan untuk anda yang sangat menyukai pertandingan sepakbola yang ada di seluruh dunia. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Eropa pernah berhenti pada bulan Maret lalu yang disebabkan oleh pandemi Corona.

Akan tetapi pada saat sekarang ini Liga Champions sudah resmi kembali. Melanjutkan kompetisi mereka yang sudah masuk kedalam babak 16 besar leg 2 Liga Champions. Dimana pada tanggal 9 Agustus telah menjadikan pertandingan antara Barcelona akan menjamu Napoli.

Pada pertandingan kali ini Barcelona vs Napoli akan dilangsungkan di Stadion Camp Nou. Dimana pertandingan leg 1 yang telah diselenggarakan di markas Napoli dimana kedua tim hanya bisa mendapatkan hasil imbak yakni 1-1.

Akan tetapi pada pertandingan leg ke 2 Liga Champions akan menjadi milik Barcelona sepenuhnya. Semua itu dikarenakan pasukan dari Quique Setien telah berashil mendapatkan kemenangan yang sangat menjanjikan dari lawannya Napoli dengan hasil akhir 3-1.

Dengan begitu Barcelona secara resmi telah lolos dan masuk kedalam babak perempat final Liga Champions dengan Aggregate 4-2. Dengan hasil kemenangan tersebut pastinya merupakan sebuah langkah yang sangat bagus untuk Barcelona supaya bisa merain piala Liga Champions.

Dimana pada musim ini mereka telah gagal untuk bisa meraih title juara La Liga. Akan tetapi langkah Napoli yang ada di kompetisi kasta tertinggi di Eropa juga haruslah berhenti samapai disini saja.

Tiga gol yang didapatkan oleh Barcelona di ciptakan oleh Clement Lenglet, Lionel Messi, dan Luis Suarez. Sedangkan gol tunggal yang didapatkan oleh Napoli dicipkakan oleh Lorenzo Insigne melalui titik putih.

Jalannya Pertandingan Barcelona VS Napoli

Barcelona sebagai tuan rumah dalam leg 2 Liga Champions terlihat tampil dengan sangat percaya diri untuk menghadapi pemain Napoli. Sejak awal pertandingan pada awal babak pertama, Lionel Messi DKk langsung bermain dengan sangatlah agresif dengan terus melancarakan berbagai serangan kedalam pertahanan milik Napoli.

Dimana hal tersebut bisa langsung dilihat karena baru saja berjalan sepuluh menit, Barcelona sudah berhasul mendapatkan gol yang diciptakan oleh Clement Lenglet.

Semua hal tersebut bermula dari tendangan sudut , kemudian Lenglet langsung melakukan lompatan agar bisa menyambut bola dan Koulibaly terjatuh di daerah kotak penalti.

Sehinga dengan keadaan yang sangat bebas membuat bek Barcelona bisa dengan leluasa melakukan sundulan yang tepat mengarah pada gawang yang dijaga oleh David Ospina. Dengan Goal yang didapatkan oleh Lenglet membuat Blaugrana unggul sementara dari lawannya Napoli dengan skoo 1-0.

Dengan keunggulana satu angka tersebut membuat para pemain Barcelona terlihat semakin saat bermain. Akan tetapi bagi Napoli yang dilatih oleh Gennaro Gattuso melakukan permainan yang lebih agresif lagi.

Para pemain mencoba untuk bisa mencari peluang yang tepat agar bisa melakukan secaran kedalam pertahanan yang dimiliki oleh Barcelona. Napoli sendiri lebih memanfaat akan serangan balik supaya bisa masuk kedalam lini pertahanan Barca dan mencetak gol.

Barcelona sendiri kelihatannya mendapatkan beberapa kesulitan pada saat ingin menambahkan keunggulan yang sudah mereka miliki. Semua dikarenakan pertahanan dari Napoli terlihat sangatlah kuat.

Namun pertahanan tersebut bisa di gagalkan oleh Barcelona yang berhasil mencetak goal kedalam gawamg Napoli pada menit ke 23 berkat aksi dari Messi. Dimana La Pulga sendiri membawa lari bola dan langsung masuk ke sisi kiri pertahanan dari Napoli.

Kontribusi Messi Menciptakan Keunggulan

Tanpa basa basi lagi Messi langsung langsung melakukan tendangan melengkung serta menjatuhkan dirinya, bola yang ditendang oleh Messi mengarah pada tiang jauh sehingga tidak dapat dihalau oleh Opsina. Goal tersebut membuat Barcelona menambah keunggulana menjadi 2-0.

Dengan ketingalan dua gol tersebut membuat Napoli ingin menggejarnya. Namun sialnya Napoli justru gagal karena gawang Napoli harus kembali dijebol oleh Messi pada ke 33. Namun gol tersebut dianulir oleh wasit karena adanya pelanggaran inside handball.

Blaugrana bahkan tetap bermain dengan sangatlah agresif sehingga pada menit 45 Barca mendapatkan sebuah hadiah penalti dari wasit dikarenanan Koulibaly melakukan pelanggararan kepada Messi di area kotak Terlarang.

Dimana Luis Suarez yang akan melakukan tendangan penati dan dirinya berhasil melakukan tugasnya dengan baik sehingga score menjadi 3-0. Akan tetapi lima menit kemudian Napoli mendapatkan hadiah penalti karena Rakitic menjatuhkan Mertens di area kotak penalti.

Lorenzo Insigne berinisiatif mengambil tendangan penalti dan membuat score semakin menipis menjadi 3-1 dan gol tersebut juga menjadu penutup pertandingan pada babak pertama antara Barcelona VS Napoli.

Setelah memasuki babak kedua, Barcelona ataupun Napoli melakukan permainan yang sangat agresif. Akan tetapi hingga akhir babak kedua selesai tidak ada gol lagi yang tercipta.